Kamis, 17 Oktober 2013

Terpikat

Terpikat

Sengaja ku berteriak
Agar dua bola matamu
Tanpa enggan menatap

Sengaja ku berbuat
Mengundangmu
Sepenuh hati tanggap

Sengaja ku menjauh
Berharap lilin egomu luluh

Akhirnya
Untukmu
Sengaja ku lenyap
Tertelan asa yang mengasap

Padahal
Pada relung relung hati
Tanpa siapapun tau
Diam diam

Ia sudah Terpikat

17 oktober 2013
Robi

Sebuah Buku dan Dinding

cerita di hapus. mau baca..buka aja link di bawah.

Selasa, 15 Oktober 2013

Jejakmu

Merebah ku dalam kenangan
Menggeliat senang
Dimanja lamunan beberapa tahun silam

Diufuk senja keemasan
Pada tepi bahari yang menawan
Jejak jejak kita menapak
Kaki kaki kita susul menyusul
Dikejar deburan ombak
Senyum mu terpancar
Menteramkan

Diam diam desir angin menyapunya
Setapak demi setapak
Perlahan baru kusadar
Jejakmu lenyap

Kau tau
Kenyataan galak membangunkanku
Memaksaku menenggak kepahitan
hati seolah terikat duri dan onak

Tak kusangka
Jejak mu 
Lari dengan Jejak baru

16 Oktober 2013
Robi Suganda

Sabtu, 05 Oktober 2013

Eureka!! ...Ini passion saya!!

Eureka!! ...Ini passion saya!!
Oleh Robi Suganda

Malam itu saya tidak bisa tidur, berkali kali saya membuka lembaran kertas yang sudah lucek, kertas itu berisi beberapa point kalimat yang baru saya tulis . Point point ini adalah inti dari materi yang harus saya persentasikan besok dikelas, setelah membuka kertas itu saya mengembangkannya dengan berbicara didepan cermin. Berkali kali. Hingga saya nyaris hafal apa saja yang mau dibicarakan.

Hal ini agak terasa susah bukan karena materi nya,  tapi menyampaikannya harus full dalam bahasa inggris. sebenarnya saya ngga begitu takut dengan bahasa inggris, selama  mengerti tema dan menghafal beberapa kata penting dalam bahasan nya, saya pasti bsa mempersentasikannya.  Tema dari deretan kalimat tersebut adalah "The Benefit Of  Writing".

Waktu yang ditentukan akhirnya tiba, tman-teman saya satu persatu maju, menunjukan aksiny, memberi persentasi dengan pilihan topik serta gaya atau metodenya masing masing. Ada yang menggunakan power point, ada juga yang menambahkan backsound mirip seperti training Motivasi. Sesekali saya termasuk teman lainnya tertawa dengan tingkah lucu beberapa diantara mereka. Setelah beres memberi persentasi maka teman teman yang lain rebutan mengangkat tangan, berlomba memberi komentar apapun seputar penampilan dan isi materi, demi memperoleh point plus yang dijanjikan ibu guru bagi siapa saja yang memberi komentar.
Dan tibalah giliran sya. Berbekal kertas lucek, dengan percaya diri saya maju kedepan, menghapus papan tulis dan memindahkan point point dalam kertas lucek tadi ke papan tulis. Entah kenapa saat menghapus tiba tiba tangan saya gemetaran bukan main, begitu juga lutut hngga betis. Tanpa disadari keringat mengalir deras di pelipis. Bahkan Hampir sekian detik saya lupa mau memulai dari mana. Sepertinya  secara tiba tiba saya  terserang penyakit demam panggung.

Saya tarik napas dalam dalam lalu mengeluarkanya, setelah merasa tenang, akhirnya saya tegapkan posisi berdiri lantas berbalik lalu memberi kata kata pembuka. Dengan suara yang tinggi dan penuh semangat.
Saya mulai menjelaskan satu per satu, apa saja manfaat manfaat menulis. Sesekali bahasa saya tidak sengaja bercampur dengan bahasa indonesia hingga mengundang tawa. Buru buru saya perbaiki bahasanya. Kadang salah satu teman membantu saya dengan menerjemahkan kata kata yang saya tidak tahu kedalam bhsa inggris. lalu Saya teruskan persentasi Sampai tuntas.

Komentar demi komentar mulai berdatangan, yang membuat saya senang, hampir kebanyakan komentarnnya positif. Salah satunya berbunyi seperti ni "robi bsa buat saya termotivasi buat menulis"
 Dilanjut lagi dengan komentar guru faworit saya, orang yang dikenal idealis, kreatif dan suka memotivasi. "Bagus, kamu terus menulis yaa"

Cerita diatas terjadi saat saya masih duduk dikelas tiga SMA, sengaja saya tulis sebab ada  pelajaran tersendiri yang bisa saya ambil darinya. Dua komentar tadi tidak pernah saya lupakan hingga saat ini, karena dari dua komentar itu pelan pelan saya menyadari apa kesenangan dan keunggulan saya. Kesenangan berbicara sambil memotivasi dan kesenangan menulis.

Kawan, salah satu hal paling penting dalam hidup adalah menemukan apa yang menjadi passion kita, karena dari passion itu hidup benar benar  terasa hidup. Hidup akan terhindar dari rutinitas dan kebosanan atau terhindar dari melakukan pekerjaan tanpa hati. Melakukan semuanya dengan hati membuat bekerja tidak menjadi beban malah seperti menjalani hobi, lebih bisa dinikmati, lebih enjoy. 

Kata pak jamil Azzaini, Penggagas Sukses Mulia dalam bukunya yang berjudul ON, salah satu ciri yang kita lakukan adalah passion kita antara lain "tumbuh", artinya Kualitas pekerjaan kita kian lama kian meningkat setiap saat. peningkatan kualitas yang berkala ini suatu waktu menjadikan kita ahli dibidang yang kita tekuni sehingga memuiliki peluang menebar manfaat buat orang orang disekeliling kita.

kawan. saya teringat cerita Archimedes, setelah berlama lama melakukan penelitian, akhirnya ia berhasil menemukan kesimpulan dari penelitiannya secara tidak sengaja ketika mandi. saat itu mbah Archimedes 'nyemplung' di bak mandi, bak yang sebelumnya penuh menjadi tidak penuh, sebagian tumpah meluber keluar. Lantas pelan pelan ia menyadari bahwa berat air yang tumpah sama dengan gaya yang diteima tubuhnya oleh permukaan air yang naik. saking girangnya ia berlari lari dijalan sambil berteriak Eureuka!! Eureuka!!, orang orang menatapnya aneh, bahkan sebagian menganggapanya gila, beberapa saat kemudian mbah archimedes baru menyadari kalo ia masih telanjang. 

Berdasarkan situs wikipedia, Eureka adalah kata seruan yang digunakan untuk melambangkan penemuan suatu hal. Kata ini berasal dari bahasa Yunani Εὕρηκα/Ηὕρηκα - Heurēka/Hēurēka yang berarti "Aku telah menemukannya.", maka kawan, ada saat nya kita susah sekali menemukan apa sih minat saya, apa sih passion saya?! Tidak perlu khawatir, Saran saya teruslah mencari, hingga suatu saat nanti dari sekian pekerjaan anda, satu diantaranya anda melakukannya tanpa beban, kadang lupa waktu, dan pekerjaan tersebut kian lama kian meningkat kualitasya. Maka berteriaklah...eureka!! Eureka!! Ini Passion saya!!!

Rabu, 02 Oktober 2013

Bunyi Klakson Dan Laju Perubahan

Bunyi Klakson Dan Laju Perubahan
Oleh Robi Suganda

Jalanan tidak pernah sepi oleh kendaraan, apalagi hari sabtu, jalanan makin padat oleh para pendatang ibu kota. maklum jarak bandung-jakarta amat dekat. Mudah dilalui dengan cepat menggunakan kendaraan pribadi. Diantara kendaraan yang berhamburan di jalan, saya dengan kuda besi kesayangan menyelip disana, menjalankan rutinitas harian, berangkat kerja. Suatu ketika saat hendak berbelok memasuki jalan didepan saya, tiba tiba bunyi  klakson yang amat besar membuat saya tersentak, hitungan detik saya belokan motor saya kearah berlawanan dari niat saya semula. Sebab ternyata sebuah truk besar tepat beberapa meter dibelakang saya hendak melaju lurus sehingga bila sebelumnya saya jadi berbelok sepertinya kecepatannya tak sanggup mengimbangi laju kendaraan milik saya hingga beresiko terjadinya kecelakan, tentu dampak paling fatal akan dialami saya sebagai pengendara kuda besi.
Efek dari bunyi klakson yang nyaring itu masih terasa, masih terasar degup jantung berkali kali memukul mukul dada,  pada beberapa meter berikutnya. Tak sadar keringat sudah mengalir banyak pada pelipis, meki sesaat namun amat was was saya dibuatnya.

Pernahkan sahabat mengalami hal yang sama? Kejadian diatas tidak jarang saya alami. Namun tidak melulu dari truk. Dari beragam kendaraan. Satu kejadian tersebut sengaja saya tuliskan karena ada pelajaran tersendiri buat saya setelah mengalaminya, seandainya truk tersebut tidak membunyikan klakson, tentu skenario paling buruk saya sudah berada diatas ranjang rumah sakit. Lebih parah lagi bila sekujur tubuh sudah tertutup kain putih, Na’udzubillah. Lalu saya merenung bahwa semakin besar kendaraaan besar pula bunyi klaksonnya, bayangkan bila suara klakson truk barusan sebesar bunyi lonceng speda, pastinya suaranya akan tertutupi suara kendaaraan lain, Maka saya akan mengalami skenario terburuk tersebut.

Bukankah hidup ini sama halnya seperti berada dijalanan, sedangkan bunyi klakson bisa dianalogikan seperti teguran atau nasihat dari seseorang. Ada bermacam bunyi klakson yang kita dengar sama halnya dengan banyak jenis nasihat atau teguran yang kita terima, Dalam situasi yang amat darurat  tidak jarang kita mendapatkan bentakan keras atau malah kata kata tajam dari seseorang,  dan posisi kita adalah posisi yang tidak kita sadari amat berbahaya. Misalnya saat hendak menginjak beling, orang dari jauh tentu berteriak “AWAS!!!”,lantas setelah spontan menghindar kita mengelus ngelus dada. Sembari berhamdalah.  Ada pula situasi saat kita mendapat masukan atau nasihat namun kita belum berada dikondisi tersebut “nanti kalo bawa motor jangan ngebut ngebu yaa” cenderung disampaikan pelan. Tak sering juga ada yang menyampaikan dengan nada atau pilihan kata yang tak enak,”kamu kok bau banget sich, kamu kok teledor sich, dll” dan macam lainya.

Nah, dari beragam jenis masukan tersebut ada pula bermacam macam responnya. Mari kembali kejalanan, orang yang mendapat klakson memiliki respon yang berbeda beda juga, ada yang marah sampai memaki maki, ada yang berucap syukur dan terima kasih, ada yang cuek dan tak bergeming,  Ada pula yang balik meng klakson sebagai bentuk kejengkelan dan macam lainnya. Begitu juga bukankah saat diberi masukan  mcam macam respon kita. Ada yang marah dan memaki maki, ada yang tak mau kalah malah balik memberi masukan dengan argumennya, ada yang cuek tidak menggubris sama sekali, dan ada pula yang bersyukur lalu mengucapkan terima kasih.

Pilihan ada di tangan kita kawan, apapun sikap kita , apapun respon kita , tetap adalah pilihan kita. Kita tak pernah bisa lari dari masukan, nasihat atau teguran, ia selalu menjadi bagian dalam kehidupan. Hanya saja saat kita bersikap salah, resiko hampir sering bukan hanya ditanggung kita bisa juga orang orang yang dekat dengan kita. Saat memilih cuek tehadapa bunyi klakson dijalan, maka selain saya atau anda sebagai pengendara,  orang yang kita bonceng ikut celaka bukan?

So, bersyukurlah pada situasi apapun saat mendapat masukan seperti apapun bentuk masukan tersebut. Sebab sikap yang benar bisa jadi merupakan titik balik kehidupan kita, saat tak jadi melaju lurus, dan memlih melaju belok boleh jadi itulah laju perubahan nasib kearah yang lebih baik sehingga selamat dari celaka.  Maka, jangan abaikan segala macam bunyi klakson, berhenti cuek,  memaki atau balik menggurui, berterima kasihlah lah, bersyukurlah pada Yang Maha kuasa akan rahmatnya , kemudian kembali melaju menempuh laju perubahan!