Ada apa dengan Ramadhan?
Rasa-rasanya urusan "Ada apa dengan cinta?" udah kelar ya. Sekitar satu juta penduduk indonesia kira2 sudah memenuhi rasa penasarannya bagaimana kabar cinta ketika ditinggal selama 14 tahun, hehe
Nah, Sekarang yang lebih penting mari kita bertanya, Ada apa dengan Ramadhan? Inget lho, kedatangan Ramadhan tinggal menghitung hari. Kalo yang terbayang cuman bubar bareng temen, bakal puasa seharian, susah payah bangun sahur, trawih, ongkos mudik, ongkos baju baru, nyiapin dana thr keluarga dll. Hemm... hati-hati takutnya bulan ini malah berlalu tanpa meninggalkan bekas positif sama sekali buat kita.
Sekali lagi berhati-hatilah, apalagi saat kita merasa biasa saja meyambut ramadhan. Bahkan ketika mendengar nama bulan agung itu, hati kita sedikitpun tidak berdesir. Seolah bulan itu sama seperti bulan lainya, celakanya, lebih berbahaya lagi malah merasa terbebani dengan datangnya bulan ini.
Bila itu terjadi, mungkin kita kurang mengenal dengan bulan suci itu. Ada apa sih dengan Ramadhan?
Sebelumnya, Ramadhan adalah bulan yang istimewa dibanding bulan lain.
Di bulan ini diturunkannya Kitab suci Al-Qur'an dan kitab-kutab suci lainnya seperti suhuf ibrahim, Zabur, Taurat, Injil. Seolah menjelaskan awal perubahan peradaban manusia berangkat dari bulan ini.
Di bulan ini tersedia sejumlah amal ibadah yang tidak ada di bulan lain.
Seperti berpuasa sebulan penuh, membayar Zakat fitrah, melakukan shalat malam berjamaah, Melakukan itikaf 10 hari terakhir.
Di bulan ini terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Dalam buku tarhib dan amaliyah Ramadhan karya Muhammad Ridwan Yahya, bulan ini memiliki beberapa buah sebutan yang sekaligus menjadi hakikat ramadhan.
Seperti :
Syahrut-Tarbiyah Wat-Ta'alim
#Ramadhan mendidik kita sabar, disiplin, jujur dan peduli sosial.
Syahrul -Ibadah
#Di bukan ini ibadah kita cenderung meningkat.
Syahrul Qur'an
#Bulan diturunkannya AlQur'an
Syahrul Da'wah
#Di bulan ini Kegiatan dakwah cenderung meningkat
Syahrul Jama'ah Wal-Ukhuwah
# Di bulan ini banyak aktivitas yang menumbuhkan kembali ukhuwah islamiyah karena seringnya tatap muka. Dll
Syahrul Taubah
#Bulan ini momentum paling tepat bertaubat
Syahruz zakah Wal Infaq
#Khususnya melakukan zakat fitrah, Amalan yang hanya ada dalam Ramadhan.
Ada banyak hadiah, bonus, keistemewaan atau keutamaan yang disediakan di bulan ini.
Di bulan ini, setiap amalan di balas dengan pahala melimpah. Setiap doa besar kemungkinan atau berpeluang besar dikabulkan.
"Apabila Ramadhan tiba, maka pintu-pintu surga dibuka, Neraka ditutup dan syetan-syetan dibelenggu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Berkenaan dengan hadis diatas, kata Syaikh Shaleh Al-Utsaimin, makna dari :
*Pintu surga di buka adalah banyak amal shaleh di dalamnya." "Bahwa peluang mendapat surga dibulan ini semakin terbuka"
*Neraka di tutup adalah karena sedikitnya kemaksiatan yang silakukan orang beriman dibulan ini." "Bahwa peluang membebaskan diri dari neraka sangat besar di bulan ini."
*Syetan dibelenggu
(Penjelasan hadis diambil dari buku tarhib dan amaliyah Ramadhan)
Melihat bonus, hadiah, keutaman atau keistemewaan yang begitu banyaknya, sudah sepantasnya kita bergembira menyambut bulan ini.
Sama halnya seperti yang dicontohkan Rasullulah ketika menyambut rmadhan, beliau akan mengabarkan kepada para sahabatnya dengan ungkapam kabar gembira ;
"Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan. Bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini Alloh SWT menurunkan rahmat-Nya, menghapuskan dosa dan mengabulkan do'a. Dia menyaksikan perlombaan kalian pada bulan ini dan membanggakan kalian di hadapan para malaikat-Nya. Oleh karena itu perlihatkanlah kepada Alloh kebaikan pada diri kalian, karena sesungguhnya orang yang celaka itu ialah orang yang tidak mendapatkan rahmat di bulan ini."
Nah, bila rasa gembira atau rindu akan hadirnya bulan agung ini sudah muncul, Berdoalah! Agar kamu berkesempatan bertemu bulan yang datang setahun sekali ini. Ngga seperti cinta yang demi rangga harus nunggu 14 tahun(hehe). Ingat juga, tidak semua orang diberi kesempatan berjumpa Ramadhan, tak jarang detik-detik menjelang ramadhan atau jauh-jauh hari sebelumnya sanak saudara, teman atau tetangga kita sudah dipanggil duluan ke hadapanNya.
"Ya Alloh berkahi kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan kami ke bulan ramadhan."
Jangan lupa lakukan persiapan fisik, hati dan ilmu. Agar satu bulan nanti betul-betul bisa dioptimalkan. Kita bukan tergolong orang yang menyia-nyiakan banyak bonus yang melimpah di depan mata.
Rasulullah pun melakukan persiapan. Pada bulan syaban Rasululah melakukan puasa sunnah lebih banyak dibanding bulan yang lain.
Terakhir, ingat Ramadhan itu momen latihan dan perubahan. Jadi ukuran keberhasilannya bukan ketika kamu berhasil melakukan banyak hal di bulan ini saja. Tapi 11 bulan berikutnya. Moga kelak sedikit banyak bekas bekas Ramadhan membekas hingga sebelas bulan berikutnya. Membuat kita menjadi benar benar pribadi takwa. Amin..