Menulis Untuk Perubahan
Oleh Robi Suganda
Ada sebuah penelitian mengenai pengaruh sebuah tulisan
kepada pembaca, di mana beberapa orang di minta membaca sebuah cerita sembilan
halaman tentang sebuah pembunuhan di mal. Hasilnya, pembaca yang begitu hanyut
dalam cerita cenderung yakin bahwa mal merupakan tempat yang tidak aman di
pikirannya. Masalah cerita itu khayalan atau true
story ternyata tidak
berpengaruh bagi pembaca. Kesimpulannya berdasarkan penelitian yang di lakukan
Melanie Green dan Timothy Brock dari Ohio State University bahwa cerita yang menghanyutkan
pembacanya mampu membujuk dan mempengaruhi keyakinan pembaca tersebut.1
Pernah baca karya fiksi yang berjudul Altneuland (old
new land) karya Benyamin Se’eb alias Theodore Herzl? Bila belum kita
Sama.hehe. Katanya buku tersebut mampu menginspirasi jutaan orang yahudi
untuk membangun negara yahudi raya alias Israel dengan merampas hak-hak orang
palestina!.2 Sekarang
lihatlah saat ini bagaimana hampir seluruh sisi-sisi kehidupan kita
dikuasai olehnya?
Bagi saya tulisan sama seperti senjata. Bahaya atau
tidaknya ia bergantung siapa yang menggunakan. Bila di pegang orang yang salah
Tulisan mampu melahirkan kekuatan kejam dan berbahaya seperti kekuatan israel
yang bisa kita rasakan pengaruhnya sekarang ini. Juga bukankah media mampu
membuat yang benar terlihat salah. Yang seharusnya di bela malah di hakimi.
Yang harus terlihat jadi tak terlihat. Pertanyaannya adalah bagaimana bila
setiap tulisan di pegang oleh agen-agen perubahan?
Pernah baca Novel
Laskar Pelangi Atau Ketika Cinta Bertasbih? Dua
novel tersebut termasuk novel favorite saya. Dari Novel Laskar pelangi Saya makin
yakin dengan kekuatan mimpi dan kerja keras untuk meraihnya. Sedangkan dari Novel
Ketika Cinta Bertasbih kehidupan Azzam
benar-benar Menginspirasi. Pribadinya yang mandiri serta ketabahannya dan
komitmennya dalam menjemput jodoh amat menginspirasi dan mengukuhkan keyakinan
saya tentang kemandirian finasnsial serta prinsip jodoh nggak akan
kemana. Pantaskan diri saja.
Baru-baru ini, sejak pertengahan tahun kemarin hingga
sekarang, saya berusaha fokus untuk mendalami dunia kepenulisan. Khususnya
menulis fiksi. Ada satu Cerpen saya berjudul Doa Tali sandal yang ceritanya
terinspirasi dari cerita nyata yang pernah saya baca di situs Jammilazzaini.com. Tentunya
dengan perubahan penokohan, alur, plot, setting, latar dan penambahan
pesan moral. Cerpen itu saya post di blog dan komunitas menulis.
Reaksinya beragam disamping kritik seputar ilmu kepenulisan, banyak yang
terharu setelah membacanya. Rata-rata mereka (Pembaca) jadi teringat
ibunya. Ada kebahagian tersendiri bagi saya sebagai penulisnya. Setidaknya
pembaca mendapat pesan moral yang coba saya sampaikan tentang kekuatan doa
seorang ibu.
Maka tulisan akan berperan menjadi sarana pembaca untuk
berubah menjadi lebih baik bila di tulis oleh mereka yang merasa perlu berbagi
pesan-pesan moral. Karena itu saya mau jadi penulis. Agar bisa berkontribusi
untuk perubahan bersama ke arah yang lebih baik.
Maka saya menyadari menulis tak lagi sekedar hobi
atau bahkan mengejar materi atau popularitas saja. Ada misi yang kita emban
sebagai manusia. Yaitu menyampaikan kebaikan atau pesan moral kepada sesama.
Sekali lagi sebuah tulisan yang membuat pembacanya terhanyut di dalamnya
mampu mengubah persepsi dan keyakiknan pembaca tersebut. Dan bukan
tidak mungkin bila bangsa yahudi saja sudah melakukannya, kelak akan lahir
perubahan bahkan peradaban dari huruf-huruf yang kita tuangkan melalui
karya-karya tulis kita. Sebuah perubahan agar esok lebih baik dari sekarang.
Sebuah peradaban yang menjadi cita-cita umat Islam.
Meminjam motto dari komunitas bisa menulis yang di asuh bapak
Isa Alamsyah penulis buku Best Seller No
Excuse, setidaknya sekali
dalam hidup minimal ada satu buku yang kita hasilkan. Satu buku sebelum mati.
Sebagai sumbangsih kecil kita untuk menyampaikan pesan moral kepada sesama. Mari
menulis untuk perubahan. Maka inilah alasan saya mau menjadi penulis!
“Setiap tetes tinta seorang penulis adalah darah bagi
perubahan peradaban”
Moohammad Fauzil Adhim
1Andrea, Kekuatan Cerita Yang
Luar Biasa dalam Membujuk Dan Mempengaruhi Orang, propsikologika, diakses dari
http:// propsikologika.com, pada tanggal 24 mei 2014 pukul 13.00.
2 Moohammad Fauzil
Adhim,Inspiring Words For Writers,Proyou,Yogjakarta,2005,hlm.64.